Klungkung, Balienews.com – Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) akan mengunjungi Tempat Olah Sampah Setempat (TOSS) Center Klungkung, Bali, pada 27–28 Agustus 2026 untuk mempelajari teknologi pirolisis dan pengolahan Refused Derived Fuel (RDF).
Kunjungan Kelompok Riset Waste to Energy dari Organisasi Riset Energi dan Manufaktur BRIN tersebut dilakukan setelah teknologi pengolahan sampah di Klungkung mendapat perhatian luas dan dinilai berpotensi menjadi referensi pengembangan teknologi pengolahan sampah skala nasional.
BRIN Pelajari Teknologi Pirolisis
Kepala Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) Kabupaten Klungkung, I Ketut Budiarta, membenarkan rencana kunjungan tim peneliti BRIN tersebut.
Menurut Budiarta, BRIN telah mengirimkan surat terkait rencana kunjungan ke TOSS Center Klungkung. Tim peneliti akan melihat secara langsung penerapan teknologi pirolisis yang digunakan dalam pengolahan sampah.
“Benar. BRIN telah mengirim surat untuk melakukan kunjungan ke TOSS Center Klungkung sekitar 27-28 Agustus. Dalam isi suratnya, kunjungan ini dilakukan setelah viralnya penanganan sampah dengan pirolisis di Klungkung,” ujar Budiarta saat dikonfirmasi, Rabu (27/8/2026).
Kunjungan tersebut akan berfokus pada teknologi pirolisis serta proses pengolahan RDF yang telah berjalan di TOSS Center Klungkung.
Jadi Referensi Pengembangan Teknologi Sampah
BRIN berharap teknologi pengolahan sampah yang diterapkan di Klungkung dapat memberikan referensi untuk pengembangan teknologi serupa pada masa mendatang.
Tim peneliti akan mempelajari proses pengolahan secara langsung, mulai dari tahapan pemilahan sampah hingga menghasilkan bahan bakar alternatif.
“Nanti tim BRIN akan lihat langsung bagaimana proses pirolisis di TOSS Center, dari pemilahan sampai jadi bahan bakar alternatif,” kata Budiarta.
Menurutnya, keberadaan TOSS Center tidak sekadar ditujukan sebagai tempat penampungan sampah. Fasilitas tersebut dirancang untuk mengolah sampah menjadi produk yang memiliki nilai ekonomi melalui pemanfaatan teknologi pirolisis.
DLHP Siapkan Kunjungan Tim Peneliti
Persiapan kunjungan BRIN telah dikoordinasikan BRIDA Klungkung bersama Dinas Lingkungan Hidup dan Pertanahan (DLHP) Kabupaten Klungkung.
Kepala DLHP Klungkung, I Komang Aswin, mengatakan pihaknya akan kembali membahas rencana kunjungan tersebut bersama BRIDA, termasuk berbagai kebutuhan selama tim peneliti melakukan pemantauan di TOSS Center.
“Jadi nanti dirapatkan dengan Brida. Terkait di TOSS Center, kami sudah koordinasikan dengan perusahaan pengelola, PT Bali Bersih Bersinar,” ujar Aswin.
Mesin Masih dalam Tahap Uji Coba
Meski mendapat perhatian dari BRIN, seluruh mesin di TOSS Center Klungkung saat ini masih dalam tahap uji coba.
DLHP masih mengevaluasi kinerja mesin, efektivitas proses pengolahan, hingga kebutuhan biaya operasional. Tahapan tersebut diperlukan sebelum fasilitas dapat beroperasi secara penuh.
“Sehingga butuh waktu beberapa bulan untuk bisa beroperasi penuh. Semoga secepatnya kita sudah bisa launching,” kata Aswin.
Kunjungan BRIN diharapkan dapat memberikan masukan sekaligus membuka peluang pengembangan teknologi pirolisis dan pengolahan sampah berbasis RDF agar dapat diterapkan secara lebih luas. (BEM)




