BerandaBeritaPemkab Tabanan Siagakan Tim Medis di 14 SPBU Antisipasi Gangguan Kesehatan

Pemkab Tabanan Siagakan Tim Medis di 14 SPBU Antisipasi Gangguan Kesehatan

Tabanan, Balienews.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tabanan melalui Dinas Kesehatan menyiagakan tim Pertolongan Pertama pada Kecelakaan (P3K) di 14 stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) pada Rabu (14/10/2026). Langkah ini dilakukan untuk mengantisipasi gangguan kesehatan masyarakat akibat antrean panjang BBM, sekaligus memastikan warga mendapatkan pertolongan medis dengan cepat.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Tabanan, dr. Ida Bagus Surya Wira Andi, S.Ked., M.M., mengatakan tim gabungan dari puskesmas serta rumah sakit negeri dan swasta dikerahkan untuk memberikan pelayanan kesehatan kepada warga yang membutuhkan selama mengantre BBM.

Tim P3K Antisipasi Warga Kelelahan saat Antre BBM

Menurut Ida Bagus Surya Wira Andi, penyiagaan petugas medis merupakan langkah mitigasi untuk mengantisipasi warga yang mengalami kelelahan, pusing, pingsan, atau gangguan kesehatan lainnya saat menunggu giliran mengisi bahan bakar.

“Kami menyiagakan Tim P3K gabungan dari Puskesmas dan Rumah Sakit, baik negeri maupun swasta di seluruh wilayah Tabanan. Langkah ini adalah bentuk antisipasi awal agar masyarakat yang sedang mengantre BBM tetap terlayani dengan baik jika mengalami gangguan kesehatan atau situasi darurat,” ujarnya saat dikonfirmasi, Rabu (14/10/2026).

Baca Juga :  Lebih dari 56 Ribu Warga Tabanan Manfaatkan Program Cek Kesehatan Gratis

Penempatan tim dilakukan dengan melibatkan fasilitas pelayanan kesehatan di berbagai wilayah Kabupaten Tabanan. Petugas juga berkoordinasi dengan kepolisian dan pengelola SPBU untuk mendukung pelaksanaan pengamanan serta pelayanan kepada masyarakat.

Daftar 14 SPBU di Tabanan yang Dijaga Tim P3K

Penyiagaan tim medis mencakup sejumlah SPBU di wilayah perkotaan hingga kecamatan di Kabupaten Tabanan. Berikut lokasi penempatan tim P3K berdasarkan keterangan Dinas Kesehatan Kabupaten Tabanan.

Di wilayah Marga, Tim P3K Puskesmas Marga 1 disiagakan di SPBU Jalan Wisnu Marga. Sementara itu, Tim P3K Tabanan 2 bertugas di SPBU Celebuh.

Di kawasan perkotaan dan jalur utama, pelayanan medis disiapkan di empat lokasi. Tim P3K RS Wisma Prashanti bertugas di SPBU Pesiapan, Tim P3K RSIA Puri Bunda di SPBU McD Jalan Bypass Soekarno, Tim P3K RSUD Tabanan di SPBU Sanggulan, serta Tim P3K Puskesmas Tabanan 3 di SPBU Gerogak Gede.

Baca Juga :  17 Pustu di Tabanan Rusak Berat, Dinkes Pastikan Layanan Kesehatan Tetap Jalan

Penjagaan juga menjangkau wilayah lainnya. Tim P3K RSU Bhakti Rahayu Tabanan ditempatkan di SPBU Buruan, Tim P3K Puskesmas Baturiti 2 di SPBU Perean, dan Tim P3K Puskesmas Kerambitan 1 di SPBU Lumajang.

Untuk wilayah Kediri, Tim P3K Puskesmas Kediri 2 bertugas di SPBU Abiantuwung, Tim P3K Puskesmas Kediri 1 di SPBU Pandak, serta Tim P3K Puskesmas Kediri 3 di SPBU Beraban.

Sementara itu, di wilayah Selemadeg dan sekitarnya, Tim P3K Puskesmas Selemadeg disiagakan di SPBU Berembeng, sedangkan Tim P3K Puskesmas Selemadeg Barat bertugas di SPBU Soka.

Bupati Tabanan Imbau Warga Tetap Tenang

Bupati Tabanan, Dr. I Komang Gede Sanjaya, S.E., M.M., menegaskan bahwa pemerintah daerah berupaya menjaga keselamatan masyarakat di tengah situasi antrean BBM.

Baca Juga :  Cek Kesehatan Gratis di Tabanan Minim Peminat, Padahal Kasus Hipertensi dan Diabetes Meningkat

Ia mengimbau warga agar tetap tenang, memperhatikan kondisi fisik, serta segera meminta pertolongan kepada petugas P3K apabila merasa kurang sehat saat mengantre.

“Pemerintah Kabupaten Tabanan hadir untuk memastikan keselamatan dan kenyamanan seluruh warga. Situasi antrean di SPBU harus kita antisipasi bersama agar tidak berdampak buruk pada kesehatan masyarakat. Saya mengimbau warga untuk tetap tenang, menjaga kondisi fisik, serta tidak ragu mendatangi petugas P3K yang disiagakan apabila merasa kurang sehat di lokasi antrean,” tegasnya.

Pemkab Tabanan berharap penyiagaan petugas medis di 14 SPBU dapat membantu masyarakat memperoleh pertolongan lebih cepat apabila mengalami gangguan kesehatan selama mengantre BBM.

Masyarakat diimbau untuk tidak memaksakan diri jika merasa pusing, lemas, atau mengalami keluhan kesehatan lainnya. Segera hubungi petugas di lokasi agar dapat memperoleh penanganan yang diperlukan. (BEM/r)

BERITA LAINNYA

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -spot_img

PILIHAN EDITOR

KOMENTAR TERKINI