back to top
Rabu, Februari 11, 2026
- Advertisement -spot_img
BerandaBeritaDaerahBupati Sanjaya Pimpin Forum Konsultasi Publik RKPD Tabanan 2027

Bupati Sanjaya Pimpin Forum Konsultasi Publik RKPD Tabanan 2027

Singasana, Balienews.com – Bupati Tabanan Dr. I Komang Gede Sanjaya, S.E., M.M. memimpin Forum Konsultasi Publik Rancangan Awal Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Semesta Berencana Kabupaten Tabanan Tahun 2027, yang digelar di Graha Yadnya Sanjayaning Singasana, Desa Adat Kota Tabanan, Selasa (10/2/2026).

Forum ini bertujuan menjaring masukan pemangku kepentingan untuk merumuskan arah pembangunan daerah, dengan mengusung tema “Hilirisasi dan Membangun Ekosistem Produk Unggulan.”

Forum Strategis Rumuskan Arah Pembangunan Daerah

Forum Konsultasi Publik RKPD 2027 dihadiri unsur pimpinan dan anggota DPRD Kabupaten Tabanan, Sekretaris Daerah, para asisten dan kepala perangkat daerah, instansi vertikal, perbankan, akademisi, pelaku usaha dan pariwisata, serta peserta yang mengikuti kegiatan secara luring dan daring (hybrid).

Tema hilirisasi dimaknai sebagai upaya Pemerintah Kabupaten Tabanan dalam mengelola potensi daerah melalui penciptaan ekosistem bisnis terintegrasi, saling mendukung, dan berkelanjutan, guna meningkatkan nilai tambah produk lokal dan kesejahteraan masyarakat.

Capaian Pembangunan Tabanan Tunjukkan Tren Positif

Dalam arahannya, Bupati Sanjaya menegaskan bahwa capaian pembangunan Kabupaten Tabanan hingga saat ini menunjukkan tren positif, baik secara makro maupun pada sektor prioritas.

Pada sektor pangan, sandang, dan papan, Kabupaten Tabanan dinilai mampu menjaga ketahanan dan ketercukupan kebutuhan dasar masyarakat.

Sementara di sektor kesehatan dan pendidikan, derajat kesehatan masyarakat terus meningkat seiring upaya menciptakan sumber daya manusia unggul.

“Di bidang jaminan sosial dan ketenagakerjaan, angka kemiskinan, termasuk kemiskinan ekstrem, serta pengangguran juga terus menurun,” ujar Sanjaya.

Adat, Budaya, Pariwisata, dan Infrastruktur Terus Diperkuat

Bupati Sanjaya juga menyampaikan bahwa keharmonisan kehidupan adat, agama, tradisi, dan budaya di Tabanan tetap terjaga, disertai upaya perlindungan dan pelestarian seni budaya lokal.

Di sektor pariwisata, kualitas destinasi terus ditingkatkan melalui pengembangan pariwisata unggulan berbasis eko-tourism dan pertanian, didukung akomodasi yang terstandar.

Sementara itu, pada bidang infrastruktur dan lingkungan hidup, kualitas infrastruktur serta penataan ruang terbuka hijau dan ruang publik dinilai semakin baik.

Dorong Hilirisasi Produk Lokal Bernilai Tambah

Terkait hilirisasi, Bupati Sanjaya mengajak seluruh peserta forum untuk aktif memberikan masukan agar produk unggulan Tabanan mampu bersaing di pasar yang lebih luas.

“Saya minta para konsultan publik, tokoh, dan seluruh pemangku kepentingan memberikan masukan, sehingga produk hilirisasi benar-benar memiliki nilai ekonomi bagi kesejahteraan masyarakat,” tegasnya.

Ia mencontohkan potensi beras, kopi, dan salak Tabanan yang tidak hanya dijual sebagai produk mentah, tetapi dapat dikembangkan menjadi berbagai produk turunan bernilai tambah.

Wadah Serap Aspirasi dan Sinkronisasi Kebijakan

Sementara itu, Sekretaris Bappeda Tabanan Ida Ayu Agung Windayani Kusumaharani menjelaskan bahwa Forum Konsultasi Publik ini menjadi wadah untuk menyerap aspirasi, saran, dan masukan dari pemangku kepentingan.

“Forum ini juga menjadi ruang dialog antara pemerintah daerah dan masyarakat untuk penyempurnaan RKPD, sekaligus menyelaraskan arah kebijakan dan prioritas pembangunan sebagai pedoman Musrenbang RKPD di tingkat kecamatan,” jelasnya. (BEM/Pro)

BERITA LAINNYA

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -spot_img

PILIHAN EDITOR

KOMENTAR TERKINI