Singaraja, Balienews.com – Pemerintah Kabupaten Buleleng melalui Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian dan Statistik (Diskominfosanti) mulai menanamkan literasi digital sejak usia dini kepada siswa sekolah dasar.
Edukasi ini dilakukan untuk mencegah dampak negatif penggunaan media sosial sekaligus membekali anak-anak agar mampu menggunakan internet secara bijak dan bertanggung jawab.
Program edukasi tersebut menyasar sejumlah sekolah di Kabupaten Buleleng. Salah satunya dilaksanakan di SDN 4 Kaliuntu, yang diikuti seluruh siswa dan guru.
Melalui kegiatan ini, siswa diperkenalkan cara mengenali informasi yang benar, menghindari hoaks, serta memahami etika menggunakan media sosial.
Edukasi Bijak Bermedsos untuk Guru dan Siswa
Kepala Bidang Persandian dan Statistik Diskominfosanti Buleleng, Komang Ery Marta Pariata, menegaskan pentingnya kehati-hatian dalam menerima maupun membagikan informasi di media sosial.
Menurutnya, anak-anak perlu dibekali pemahaman sejak dini agar tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum jelas kebenarannya.
“Anak-anak harus belajar membedakan mana informasi yang benar dan mana yang hoaks. Salah satu cara sederhana adalah melihat apakah berita itu memuat unsur 5W1H, yaitu apa, siapa, kapan, di mana, mengapa, dan bagaimana,” jelas Ery.
Ia juga mengingatkan para siswa agar tidak sembarangan membagikan informasi yang belum dipastikan sumbernya. Kebiasaan ini penting untuk mencegah penyebaran hoaks yang dapat menimbulkan dampak negatif di masyarakat.
Sosialisasi Interaktif agar Mudah Dipahami
Kegiatan literasi digital tersebut dikemas secara interaktif agar materi mudah dipahami oleh siswa. Selain pemaparan materi, para siswa juga diajak berdiskusi ringan mengenai pengalaman mereka saat menggunakan media sosial.
Pendekatan ini membuat siswa terlihat antusias mengikuti kegiatan, sekaligus memahami bagaimana menggunakan media sosial secara lebih aman dan bertanggung jawab.
Program Literasi Digital Berlanjut ke Sekolah Lain
Pemerintah daerah berharap edukasi literasi digital untuk siswa dapat tertanam sejak dini sehingga anak-anak mampu menjadi pengguna media sosial yang cerdas di tengah pesatnya perkembangan teknologi digital.
Diskominfosanti Buleleng juga memastikan kegiatan serupa akan dilaksanakan secara terjadwal dan berkelanjutan dengan menyasar sekolah-sekolah lain di wilayah Buleleng.
Dengan edukasi yang konsisten, diharapkan generasi muda dapat lebih kritis dalam menerima informasi serta mampu mencegah penyebaran hoaks di lingkungan mereka. (BEM)




