Buleleng, Balienews.com – Kodam IX/Udayana mulai membangun 24 titik Jembatan Garuda di wilayah Bali, NTB, dan NTT sebagai bagian dari program strategis TNI Angkatan Darat (TNI AD) untuk mempercepat pembangunan infrastruktur di daerah pelosok. Groundbreaking perdana dilaksanakan di Desa Lokapaksa, Kecamatan Seririt, Kabupaten Buleleng, Senin (30/3), dipimpin Kasdam IX/Udayana Brigjen TNI Taufiq Hanafi.
Program ini bertujuan meningkatkan konektivitas antarwilayah, memperlancar akses pendidikan dan ekonomi masyarakat, serta mendukung pemerataan pembangunan nasional. Pembangunan dilakukan secara kolaboratif oleh TNI AD bersama pemerintah daerah.
Groundbreaking Dimulai dari Buleleng
Peletakan batu pertama Jembatan Garuda di Desa Lokapaksa menjadi tanda dimulainya pembangunan di wilayah Kodam IX/Udayana. Brigjen TNI Taufiq Hanafi menyebut program ini merupakan bagian dari tahap III dan IV pembangunan 376 jembatan di seluruh Indonesia yang digagas TNI AD.
Di wilayah Kodam IX/Udayana sendiri, total 24 jembatan gantung akan dibangun di tiga provinsi, yakni Bali, Nusa Tenggara Barat (NTB), dan Nusa Tenggara Timur (NTT).
Sebaran 24 Jembatan di Tiga Provinsi
Rincian pembangunan Jembatan Garuda di wilayah Kodam IX/Udayana meliputi:
- 12 titik di wilayah Korem 161/Wira Sakti (NTT)
- 9 titik di wilayah Korem 162/Wira Bhakti (NTB)
- 3 titik di wilayah Korem 163/Wira Satya (Bali)
Pembangunan ini difokuskan pada daerah yang membutuhkan akses penghubung vital bagi mobilitas masyarakat.
Jembatan Lokapaksa Sangat Vital bagi Warga
Bupati Buleleng I Nyoman Sutjidra menegaskan bahwa jembatan di Desa Lokapaksa memiliki peran penting bagi masyarakat. Jembatan ini menghubungkan Desa Lokapaksa dengan Desa Ringdikit dan menjadi akses utama menuju SD 5 Ringdikit.
Menurutnya, usulan pembangunan jembatan ini telah diajukan sejak 2019, namun sempat tertunda akibat pandemi COVID-19. Proposal tersebut kembali diajukan pada 2023 dan akhirnya direalisasikan setelah adanya arahan Presiden pada 2025 terkait inventarisasi jembatan pejalan kaki.
Pemerintah Kabupaten Buleleng pun menyampaikan apresiasi atas realisasi pembangunan tersebut.
Dukungan TNI AD untuk Pemerataan Infrastruktur
Kapendam IX/Udayana Kolonel Inf Widi Rahman menjelaskan bahwa pembangunan Jembatan Garuda merupakan bentuk komitmen TNI AD dalam membantu pemerintah mempercepat pembangunan infrastruktur di daerah terpencil.
Ia menegaskan, jembatan tidak hanya berfungsi sebagai penghubung wilayah, tetapi juga membuka akses pendidikan dan mendukung aktivitas ekonomi masyarakat.
Program ini juga menjadi bagian dari dukungan terhadap Asta Cita ke-3 Presiden Prabowo Subianto terkait pemerataan pembangunan infrastruktur di seluruh Indonesia.
Kegiatan Sosial dan Dialog Interaktif
Selain groundbreaking, kegiatan juga dirangkaikan dengan penyerahan 25 paket sembako kepada masyarakat setempat sebagai bentuk kepedulian sosial.
Kasdam IX/Udayana juga melakukan dialog interaktif melalui konferensi video dengan satuan jajaran yang melaksanakan groundbreaking serentak di berbagai wilayah.
Pembangunan Jembatan Garuda diharapkan dapat mempercepat konektivitas antarwilayah sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat di daerah terpencil. (BEM)




