BerandaLingkunganBali Jadi Fokus Penanaman Mangrove Nasional untuk Hadapi Krisis Lingkungan

Bali Jadi Fokus Penanaman Mangrove Nasional untuk Hadapi Krisis Lingkungan

Denpasar, Balienews.com – Menteri Lingkungan Hidup (LH) sekaligus Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup, Moh Jumhur Hidayat, menegaskan pemerintah akan mengintensifkan program penanaman mangrove di berbagai wilayah Indonesia sebagai langkah konkret menghadapi tantangan lingkungan yang semakin nyata. Bali dipilih sebagai salah satu lokasi prioritas karena dinilai berhasil menjaga kualitas lingkungan dan mengelola sampah dengan baik.

Pernyataan tersebut disampaikan Jumhur saat menghadiri kegiatan penanaman 3.000 bibit mangrove bersama sekitar 1.000 personel TNI, Polri, dan pegiat lingkungan di Mangrove Arboretum Park, Denpasar, Rabu (10/6). Program ini dilakukan sebagai upaya memperkuat ekosistem pesisir sekaligus mengurangi dampak perubahan iklim dan bencana hidrometeorologi.

Bencana Lingkungan Semakin Terasa

Menurut Jumhur, tantangan lingkungan saat ini berbeda dibandingkan beberapa dekade lalu. Dampak kerusakan alam kini semakin mudah dirasakan masyarakat melalui meningkatnya frekuensi bencana di berbagai daerah.

Ia menilai sebagian besar bencana hidrometeorologi yang terjadi saat ini merupakan akibat dari aktivitas manusia yang kurang memperhatikan kelestarian lingkungan.

“Ketidaksopanan kita terhadap lingkungan mulai menunjukkan dampaknya. Banyak bencana yang terjadi akibat cara manusia memperlakukan alam,” ujarnya.

Karena itu, penanaman mangrove menjadi salah satu solusi yang dinilai efektif untuk memperbaiki kondisi lingkungan sekaligus melindungi kawasan pesisir dari abrasi, banjir rob, dan dampak perubahan iklim.

Bali Jadi Pusat Peringatan Hari Mangrove Internasional

Menteri LH mengungkapkan bahwa Bali akan menjadi pusat kegiatan penanaman mangrove dalam rangka peringatan Hari Mangrove Internasional pada 28 Juli mendatang.

Ia berencana kembali ke Bali bersama berbagai elemen masyarakat, termasuk serikat pekerja dan sejumlah kementerian, untuk memperluas gerakan penghijauan dan meningkatkan kesadaran publik terhadap pentingnya pelestarian mangrove.

Menurutnya, kegiatan tersebut akan digelar dalam skala yang lebih besar untuk menggalang partisipasi masyarakat dalam menjaga lingkungan hidup.

Keberhasilan Pengelolaan Lingkungan Bali Jadi Contoh

Jumhur menjelaskan pemilihan Bali sebagai lokasi prioritas bukan tanpa alasan. Ia menilai Pulau Dewata telah menunjukkan kemajuan dalam pengelolaan lingkungan, termasuk penanganan sampah yang semakin baik.

Pemerintah pusat, kata dia, kini hanya perlu mendorong optimalisasi distribusi hasil pengolahan sampah seperti bahan bakar alternatif dan pupuk agar manfaatnya dapat dirasakan lebih luas.

Sementara itu, program rehabilitasi mangrove yang berjalan di Bali dinilai sudah berada pada jalur yang tepat dan layak menjadi contoh bagi daerah lain.

Lingkungan Lestari Dorong Kemajuan Pariwisata

Menteri LH meyakini komitmen Bali dalam menjaga lingkungan akan memberikan dampak positif terhadap sektor pariwisata.

Menurutnya, wisatawan global saat ini semakin memperhatikan aspek keberlanjutan dan cenderung memberikan apresiasi lebih kepada daerah yang serius menjaga kelestarian alam.

Dengan lingkungan yang bersih dan ekosistem yang terjaga, daya tarik Bali sebagai destinasi wisata dunia diperkirakan akan semakin kuat.

Pemprov Bali Rutin Tanam Pohon dan Mangrove

Gubernur Bali, Wayan Koster, menyampaikan bahwa penanaman mangrove merupakan salah satu program prioritas Pemerintah Provinsi Bali dalam menghadapi perubahan iklim dan menjaga keseimbangan lingkungan.

Ia menjelaskan bahwa Pemprov Bali secara berkala menggelar kegiatan penanaman pohon, termasuk mangrove, setiap bulan di berbagai wilayah.

Langkah tersebut dilakukan untuk mendukung target minimal 30 persen kawasan hutan sesuai ketentuan pemerintah pusat sekaligus menjaga kelestarian alam Bali.

“Yang kami harapkan agar alam semakin lestari dan membuat kehidupan masyarakat menjadi lebih sehat,” kata Koster.

Komitmen Bersama Jaga Ekosistem Mangrove

Penguatan program penanaman mangrove di Bali menjadi bagian dari upaya jangka panjang menjaga ekosistem pesisir dan menghadapi dampak perubahan iklim. Pemerintah berharap partisipasi masyarakat terus meningkat agar gerakan pelestarian lingkungan dapat memberikan manfaat nyata bagi generasi mendatang. (BEM)

BERITA LAINNYA

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -spot_img

PILIHAN EDITOR

KOMENTAR TERKINI