Denpasar, Balienews.com – Perayaan Hari Raya Galungan yang jatuh pada Rabu, 17 Juni 2026, tidak menghentikan semarak Pesta Kesenian Bali (PKB) ke-48 Tahun 2026. Masyarakat yang telah selesai melaksanakan persembahyangan dan tradisi Galungan tetap dapat menikmati berbagai pertunjukan seni budaya yang digelar di kawasan Taman Budaya Bali, Denpasar.
Tiga agenda kesenian siap menghibur pengunjung pada hari suci kemenangan Dharma melawan Adharma tersebut, mulai dari pertunjukan Angklung dari Jawa Barat, Wayang Sandosa dari Jawa Tengah, hingga Bondres Inovatif dari Kabupaten Gianyar.
PKB Tetap Semarak di Hari Raya Galungan
Hari Raya Galungan merupakan salah satu hari suci umat Hindu yang memiliki makna kemenangan kebaikan (Dharma) atas kejahatan (Adharma). Momentum ini selaras dengan semangat PKB yang selama ini menjadi ruang pelestarian nilai-nilai budaya, tradisi, dan kearifan lokal Bali.
Di tengah suasana Galungan yang identik dengan penjor, persembahyangan, dan kebersamaan keluarga, PKB tetap menghadirkan sajian budaya yang dapat dinikmati masyarakat maupun wisatawan yang berkunjung ke Pulau Dewata.
Pergelaran Angklung Buka Rangkaian Acara
Agenda pertama dimulai pukul 17.00 Wita di Kalangan Angsoka melalui Rekasadana (Pergelaran) Angklung yang dibawakan Yayasan Saung Akar Budaya dari Kota Depok, Provinsi Jawa Barat.
Pertunjukan ini menjadi bagian dari upaya memperkenalkan kekayaan budaya Nusantara kepada masyarakat Bali dan pengunjung PKB 2026.
Kehadiran kelompok seni dari luar Bali sekaligus memperkuat posisi PKB sebagai festival budaya yang membuka ruang dialog dan pertukaran budaya antar daerah di Indonesia.
Wayang Sandosa Tampil di Kalangan Ayodya
Memasuki malam hari, pukul 18.30 Wita, Kalangan Ayodya akan menjadi lokasi pementasan Wayang Sandosa yang dibawakan Sanggar Garjitatama dari Desa Bulu, Kecamatan Polokarto, Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah.
Wayang Sandosa dikenal sebagai bentuk pengembangan seni pedalangan yang memadukan unsur wayang, teater, tata cahaya, musik, dan teknologi panggung modern sehingga menghadirkan pengalaman pertunjukan yang berbeda bagi penonton.
Bondres Inovatif Tutup Perayaan Galungan di PKB
Sementara itu, puncak agenda hari itu akan berlangsung pukul 20.00 Wita di Kalangan Madya Mandala melalui pementasan Bondres Inovatif oleh Yayasan Clekontong Mas Batuyang dari Banjar Buda Ireng, Desa Batubulan Kangin, Kecamatan Sukawati, Kabupaten Gianyar.
Bondres menjadi salah satu kesenian rakyat Bali yang selalu diminati karena memadukan unsur humor, kritik sosial, pendidikan, dan hiburan dalam balutan dialog khas Bali yang mengundang tawa penonton.
Merayakan Galungan Melalui Seni dan Budaya
Pelaksanaan PKB yang bertepatan dengan Hari Raya Galungan menjadi momentum istimewa untuk memperkuat nilai-nilai spiritual sekaligus kecintaan terhadap seni dan budaya Bali.
Melalui tema “Atma Kerthi: Jiwa Sidha Parisudha”, PKB 2026 mengajak masyarakat untuk memuliakan jiwa melalui seni, budaya, dan nilai-nilai luhur yang diwariskan para leluhur.
Di tengah perayaan Galungan, semangat tersebut semakin terasa melalui berbagai pertunjukan yang memperkuat identitas budaya Bali sekaligus memperkaya wawasan kebudayaan Nusantara.
Masyarakat yang berada di Denpasar dan sekitarnya dapat memanfaatkan momen libur Galungan untuk menikmati rangkaian pertunjukan seni yang berlangsung di Taman Budaya Bali. (BEM)




