Tabanan, Balienews.com – Kerambitan Creative Space 2026 resmi ditutup pada Minggu (12/7) malam di Lapangan Umum Desa Kerambitan, Kabupaten Tabanan. Ajang promosi potensi desa yang berlangsung selama empat hari ini berhasil menarik ribuan pengunjung, mendorong pelestarian budaya, sekaligus menggerakkan ekonomi masyarakat dengan nilai transaksi UMKM mencapai Rp107.274.000.
Kegiatan yang difasilitasi Pemerintah Kabupaten Tabanan melalui Pemerintah Kecamatan Kerambitan dan melibatkan 15 desa se-Kecamatan Kerambitan itu mengusung tema “Kriya Loka”, sebagai ruang bagi pelaku seni, perajin, UMKM, dan masyarakat untuk berkarya, berinovasi, serta mempromosikan produk berbasis budaya lokal.
Antusiasme Tinggi, Seni dan Budaya Jadi Daya Tarik
Sejak hari pertama hingga penutupan, kawasan Kerambitan Creative Space dipadati pengunjung. Beragam pertunjukan seni tradisional dan modern disuguhkan, mulai dari pragmen tari Mepinton, Cak Lansia, Joged Bumbung, Tari Pendet, dolanan anak-anak, penampilan band desa, hingga hiburan dari artis Pop Bali seperti Budi Arsa, Ary Kencana, Neli Ambarawati, dan Tika Pagraky.
Acara juga diramaikan dengan Lomba Baleganjur Ngarap se-Bali yang digelar bersama Yowana Desa Adat Bale Agung Kerambitan. Ribuan lansia dari berbagai desa di Kecamatan Kerambitan turut ambil bagian sehingga kegiatan ini menjadi ruang kolaborasi yang inklusif bagi seluruh lapisan masyarakat.
UMKM Raup Transaksi Lebih dari Rp107 Juta
Selain menjadi panggung budaya, Kerambitan Creative Space 2026 memberikan dampak nyata bagi perekonomian lokal. Selama empat hari penyelenggaraan, transaksi di stan UMKM desa mencapai Rp107.274.000, belum termasuk transaksi pelaku UMKM di luar stan desa.
Momentum ini juga melahirkan semangat kewirausahaan baru. Salah satunya melalui VA.BITES, kelompok Wirausaha Muda Desa Kukuh, yang memperkenalkan produk olahan berbahan dasar ubi ungu dan pisang. Di sisi lain, kader PKK dari berbagai desa turut memasarkan kuliner khas seperti tipat cantok, rujak, entil tista, serta aneka makanan tradisional lainnya.
WiFi Gratis Dukung Promosi Digital UMKM
Selama kegiatan berlangsung, Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Tabanan menyediakan layanan WiFi gratis di area acara.
Fasilitas tersebut dimanfaatkan pengunjung, panitia, dan pelaku UMKM untuk mengakses internet, mempromosikan produk secara digital, hingga mendukung transaksi non-tunai selama pelaksanaan kegiatan.
Camat Kerambitan: Bukti Kolaborasi Mampu Gerakkan Ekonomi
Camat Kerambitan, I Putu Adi Supraja, mengatakan keberhasilan Kerambitan Creative Space merupakan hasil sinergi Pemerintah Kabupaten Tabanan, pemerintah desa, desa adat, organisasi kepemudaan, pelaku seni, pelaku UMKM, dan masyarakat.
Menurutnya, capaian transaksi yang melampaui Rp100 juta menunjukkan produk lokal memiliki daya saing apabila memperoleh ruang promosi yang tepat.
Ia juga menilai munculnya kelompok usaha baru dari kalangan generasi muda dan kader PKK menjadi modal penting dalam memperkuat ekonomi kerakyatan berbasis potensi desa.
Pemerintah Kecamatan Kerambitan berharap Kerambitan Creative Space dapat kembali digelar pada 2027 dengan dukungan Pemerintah Kabupaten Tabanan agar terus menjadi media promosi desa, pelestarian budaya, dan penguatan ekonomi masyarakat.
Founder VA.BITES, Kadek Aprilia Pradnyamika, mengaku kegiatan tersebut menjadi pengalaman berharga yang meningkatkan kepercayaan diri generasi muda untuk mengembangkan usaha berbasis potensi lokal.
Kerambitan Creative Space Jadi Model Pengembangan Desa
Keberhasilan Kerambitan Creative Space 2026 menunjukkan bahwa kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, pelaku seni, dan UMKM mampu menciptakan ruang promosi desa yang berdampak nyata terhadap ekonomi sekaligus pelestarian budaya lokal.
Masyarakat diharapkan terus mendukung produk-produk UMKM lokal agar pertumbuhan ekonomi kreatif di Kabupaten Tabanan semakin berkembang. (BEM/r)



