BerandaOtomotifMotor Listrik Nasional Cakra NX1 Diduga Mirip Alva N3, Ini Faktanya

Motor Listrik Nasional Cakra NX1 Diduga Mirip Alva N3, Ini Faktanya

Balienews.com – Motor listrik nasional Cakra NX1 yang diperkenalkan Presiden Prabowo Subianto pekan lalu diduga memiliki kemiripan dengan Alva N3. Selain desain yang disebut menyerupai N3, Cakra NX1 juga diketahui diproduksi di fasilitas PT Ilectra Motor Group (ALVA) di Cikarang, Jawa Barat.

Desain Cakra NX1 Diduga Mirip Alva N3

Kemiripan antara Cakra NX1 dan Alva N3 terlihat pada sejumlah bagian, mulai dari area depan hingga desain sisi samping motor.

Kondisi tersebut memunculkan dugaan bahwa Cakra NX1 memiliki keterkaitan dengan produk Alva N3. Namun, hingga kini belum ada kepastian apakah Cakra NX1 akan menggunakan model rebadge dari motor listrik Alva atau merupakan produk dengan pengembangan tersendiri.

Alva N3 sendiri merupakan motor listrik yang dirancang untuk kebutuhan mobilitas harian dan dilengkapi sejumlah fitur pendukung.

Baca Juga :  Prabowo Luncurkan MoLiNas, Dorong Kemandirian Industri Nasional

Salah satunya adalah port USB untuk mengisi daya smartphone. Motor ini juga memiliki fitur Boost Charge yang memungkinkan pengisian baterai berlangsung lebih cepat.

Alva N3 Bisa Diisi Cepat Kurang dari 30 Menit

Dengan daya pengisian 840 watt, baterai Alva N3 membutuhkan waktu sekitar empat jam untuk terisi penuh. Jika menggunakan daya 500 watt, waktu pengisian mencapai sekitar tujuh jam.

Sementara melalui fitur Boost Charge, baterai dapat diisi dari 10 persen hingga 50 persen dalam waktu kurang dari 30 menit.

Namun, pengisian cepat tersebut hanya dapat dilakukan melalui Alva Charging Station yang telah disediakan.

Dari sisi performa, Alva N3 memiliki kecepatan maksimum hingga 80 kilometer per jam. Motor tersebut juga dapat menggunakan dua baterai dengan jarak tempuh hingga 140 kilometer.

Baca Juga :  Prabowo Luncurkan MoLiNas, Dorong Kemandirian Industri Nasional

Selain itu, N3 dibekali panel instrumen digital, Alva Intelligent Charging System (AICS), bagasi dan kompartemen yang cukup luas, serta teknologi anti-banjir.

Pemerintah Dorong Motor Listrik Nasional

Pengembangan Cakra NX1 juga berada dalam konteks dorongan pemerintah untuk memperkuat industri kendaraan listrik nasional.

Pemerintah mendorong penggunaan baterai berbasis nikel pada motor listrik nasional guna memperkuat rantai produksi baterai dan kendaraan listrik di dalam negeri.

CEO Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara Indonesia, Rosan Perkasa Roeslani, mengatakan Indonesia memiliki modal besar untuk mengembangkan rantai produksi baterai sendiri.

Menurut Rosan, Indonesia menguasai sekitar 46 persen cadangan nikel dunia serta memiliki teknologi dan kemampuan untuk membangun rantai produksi baterai secara mandiri.

Baca Juga :  Prabowo Luncurkan MoLiNas, Dorong Kemandirian Industri Nasional

“Terutama kita lihat baterai untuk listrik nasional ini kita akan dorong secara penuh untuk menggunakan nickel based. Karena nikel kita ketahui bersama 46 persen reserve nikel di dunia itu ada di Indonesia,” kata Rosan, Kamis (13/8).

Status Cakra NX1 Masih Menjadi Perhatian

Hingga kini, belum ada informasi lebih lanjut mengenai hubungan teknis antara Cakra NX1 dan Alva N3, termasuk apakah Cakra NX1 merupakan hasil rebadge atau pengembangan baru.

Kehadiran Cakra NX1 menjadi bagian dari upaya pengembangan kendaraan listrik nasional dengan memanfaatkan sumber daya dan rantai industri dalam negeri.

Perkembangan mengenai spesifikasi, status produksi, serta teknologi baterai Cakra NX1 masih menarik untuk ditunggu. (BEM)

BERITA LAINNYA

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -spot_img

PILIHAN EDITOR

KOMENTAR TERKINI