BerandaBeritaDaerahBeasiswa “1 Keluarga 1 Sarjana” Jembrana Dibuka

Beasiswa “1 Keluarga 1 Sarjana” Jembrana Dibuka

Jembrana, Balienews.com – Seleksi program beasiswa “1 Keluarga 1 Sarjana” resmi dibuka di Kabupaten Jembrana, Bali, pada Jumat (17/4/2026). Program dari Pemerintah Provinsi Bali ini menyasar keluarga kurang mampu dengan memberikan bantuan penuh berupa biaya pendidikan hingga delapan semester dan subsidi biaya hidup bulanan, guna meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) dan menekan angka kemiskinan.

Program Beasiswa Penuh untuk Mahasiswa Kurang Mampu

Program ini memberikan dukungan komprehensif kepada mahasiswa penerima. Bantuan mencakup biaya kuliah hingga lulus (maksimal delapan semester), termasuk uang pangkal yang ditanggung oleh perguruan tinggi mitra.

Selain itu, penerima juga mendapatkan subsidi biaya hidup setiap bulan, dengan rincian:

  • Rp 1,4 juta per bulan untuk wilayah Kota Denpasar dan Kabupaten Badung
  • Rp 1,2 juta per bulan untuk Kabupaten Buleleng dan Karangasem
  • Rp 750.000 per bulan untuk mahasiswa Universitas Terbuka

Sebanyak 28 perguruan tinggi di Bali telah menjadi mitra program ini.

Seleksi Ketat Berbasis Kondisi Ekonomi

Seleksi dilakukan secara ketat agar tepat sasaran. Salah satu indikator utama adalah kondisi ekonomi keluarga, termasuk penggunaan listrik rumah tangga antara 450 hingga 900 VA.

Calon penerima juga wajib memiliki KTP Bali dan memperoleh rekomendasi dari desa adat setempat sebagai bentuk verifikasi sosial.

Pemerintah Provinsi Bali menargetkan sebanyak 1.450 mahasiswa dapat menerima manfaat program ini.

Upaya Tingkatkan SDM dan Tekan Kemiskinan

Bupati Jembrana, I Made Kembang Hartawan, menegaskan bahwa program ini menjadi langkah strategis untuk meningkatkan kualitas SDM sekaligus menekan kemiskinan berbasis pendidikan.

“Hari ini, kita bicara soal masa depan. Bukan hanya masa depan anak-anak kita, tetapi masa depan keluarga kita semua,” ujarnya.

Ia juga menambahkan bahwa di Jembrana terdapat semangat serupa melalui program 1 KK 1 Perguruan Tinggi.

Pendidikan Jadi Kunci Masa Depan

Menurut Hartawan, pendidikan kini menjadi faktor utama dalam menghadapi persaingan yang semakin ketat.

“Kalau dulu orangtua kita berjuang dengan tenaga, sekarang anak-anak kita harus berjuang dengan ilmu,” katanya.

Ia pun mendorong masyarakat, khususnya orangtua, untuk memanfaatkan peluang ini dengan mendorong anak melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi.

Ayo Manfaatkan Peluang Beasiswa Ini

Pemerintah telah membuka akses dan menyediakan fasilitas pendidikan. Kini, masyarakat diharapkan aktif mengambil kesempatan tersebut demi masa depan yang lebih baik. (BEM)

BERITA LAINNYA

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -spot_img

PILIHAN EDITOR

KOMENTAR TERKINI