Denpasar, Balienews.com – Pesta Kesenian Bali (PKB) ke-48 Tahun 2026 kembali menghadirkan beragam agenda seni, budaya, permainan tradisional, hingga pertunjukan lintas daerah pada Kamis, 2 Juli 2026. Berlangsung di kawasan Taman Budaya Bali, Denpasar, kegiatan dimulai sejak pagi melalui demonstrasi permainan tradisional Bali dan lomba olahraga tradisional, kemudian dilanjutkan lokakarya seni karawitan, pertunjukan seni dari Jawa Barat, Arja Negak, Parade Janger Tradisi Remaja, hingga Drama Gong Grenggeng Maya di Panggung Terbuka Ardha Candra.
Rangkaian kegiatan tersebut menjadi bagian dari komitmen PKB dalam melestarikan warisan budaya Bali sekaligus memperkenalkan keberagaman seni tradisional Nusantara kepada masyarakat dan wisatawan.
Jantra Tradisi Bali Kenalkan Permainan Tradisional
Agenda PKB dimulai pukul 07.30 Wita melalui Jantra Tradisi Bali, Murtirupa (Demonstrasi) Plalian Lutung-lutungan dan Plalian Kul-Kuk di Lapangan Timur MRPB.
Kegiatan ini menjadi sarana edukasi bagi masyarakat, khususnya generasi muda, untuk mengenal kembali permainan tradisional Bali yang mengandung nilai kebersamaan, kreativitas, dan kearifan lokal.
Lomba Olahraga Tradisional Digelar Sejak Pagi
Pukul 08.00 Wita, kegiatan berlanjut dengan Jantra Tradisi Bali, Pacentokan (Lomba) Olahraga Tradisional di lokasi yang sama.
Cabang yang diperlombakan meliputi Deduplak Putra dan Hadang Putri. Melalui kompetisi ini, PKB berupaya menjaga eksistensi olahraga tradisional sebagai bagian dari warisan budaya Bali.
Lokakarya Gong Luang Angkat Kekayaan Karawitan Bali
Memasuki pukul 10.00 Wita, Kalangan Angsoka menjadi lokasi Kriyaloka (Lokakarya) Seni Karawitan “Gong Luang”.
Lokakarya ini memberikan kesempatan kepada peserta untuk mengenal lebih dekat salah satu jenis gamelan Bali yang memiliki karakter musikal khas serta nilai sejarah penting dalam perkembangan seni karawitan di Pulau Dewata.
Musik dan Tarian Khas Indramayu-Cirebon Tampil di Kalangan Ayodya
Pukul 11.00 Wita, Kalangan Ayodya menghadirkan Rekasadana (Pergelaran) Musik dan Tarian Khas Indramayu dan Cirebon.
Pergelaran ini dibawakan oleh Sanggar Seni Nusantara dari Desa Juntinyuat, Kecamatan Indramayu, Kabupaten Indramayu, Provinsi Jawa Barat.
Penampilan tersebut menjadi bagian dari pertukaran budaya antardaerah yang rutin dihadirkan dalam PKB untuk memperkaya wawasan masyarakat terhadap seni tradisional Indonesia.
Arja Negak Duta Kabupaten Badung Meriahkan Sore Hari
Pada pukul 17.00 Wita, Kalangan Angsoka akan diramaikan oleh Rekasadana (Pergelaran) Arja Negak yang dibawakan Persatuan Tuna Netra Indonesia (Pertuni) DPC Kabupaten Badung dari Banjar Aseman, Desa Abiansemal, Kecamatan Abiansemal sebagai Duta Kabupaten Badung.
Pementasan ini menunjukkan bahwa seni pertunjukan Bali mampu menjadi ruang ekspresi yang inklusif serta memberikan kesempatan bagi semua kalangan untuk berkarya.
Janger Tradisi Remaja Tampil di Kalangan Ayodya
Memasuki malam hari pukul 19.30 Wita, Kalangan Ayodya menghadirkan Utsawa (Parade) Janger Tradisi Remaja.
Penampilan dibawakan oleh Sekaa Yowana Mudita dari Desa Adat Kalibukbuk, Kecamatan Buleleng sebagai Duta Kabupaten Buleleng.
Janger menjadi salah satu kesenian rakyat Bali yang memadukan unsur tari, tembang, dan drama, serta terus diwariskan kepada generasi muda melalui berbagai kegiatan budaya seperti PKB.
Drama Gong Grenggeng Maya Tutup Rangkaian Acara
Pada waktu yang sama pukul 19.30 Wita, Panggung Terbuka Ardha Candra akan menjadi lokasi Rekasadana (Pergelaran) Drama Gong Grenggeng Maya.
Pertunjukan ini dipersembahkan oleh Paguyuban Peduli Seni Drama Gong Lawas Padsmagol dari Desa Kesiman Kertalangu, Kecamatan Denpasar Timur sebagai Duta Kota Denpasar.
Drama Gong menjadi salah satu seni pertunjukan khas Bali yang memadukan dialog, tari, tabuh, serta humor, sehingga tetap diminati masyarakat hingga saat ini.
PKB Terus Menjadi Panggung Pelestarian Budaya
Beragam agenda yang tersaji pada Kamis, 2 Juli 2026 menunjukkan bahwa PKB tidak hanya menjadi festival seni pertunjukan, tetapi juga ruang edukasi budaya, pelestarian permainan tradisional, hingga penguatan identitas budaya Bali.
Mengusung tema “Atma Kerthi: Jiwa Sidha Parisudha”, PKB ke-48 Tahun 2026 terus mempertemukan seniman dari Bali maupun berbagai daerah di Indonesia dalam satu panggung kebudayaan yang inklusif dan inspiratif.
Masyarakat dan wisatawan diundang untuk menyaksikan langsung seluruh rangkaian kegiatan di Taman Budaya Bali, Denpasar, serta ikut mendukung pelestarian seni dan budaya Nusantara. (BEM)



