Tabanan, Balienews.com – Pemerintah Kabupaten Tabanan meninjau korban kebakaran rumah di kediaman I Nyoman Sudiarsa, Banjar Wanayu, Desa Angkah, Kecamatan Selemadeg Barat, Jumat (14/8). Wakil Bupati Tabanan I Made Dirga bersama BPBD dan PMI Tabanan turun langsung untuk memastikan kondisi korban sekaligus memberikan perhatian atas musibah yang diduga dipicu korsleting listrik tersebut.
Wabup Dirga Ingatkan Bahaya Kebakaran
Dalam kunjungan tersebut, I Made Dirga menyampaikan keprihatinan Pemerintah Kabupaten Tabanan atas kejadian kebakaran yang menimpa warga.
Menurutnya, potensi kebakaran perlu menjadi perhatian bersama karena kejadian serupa masih dapat terjadi di sejumlah wilayah.
Dirga mengajak masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai sumber yang berpotensi memicu kebakaran, terutama instalasi listrik, aktivitas memasak, hingga kegiatan upacara keagamaan.
Warga Diminta Periksa Instalasi Listrik
Selain memastikan kondisi instalasi listrik tetap aman, masyarakat diimbau tidak meninggalkan kompor dalam keadaan menyala.
Api kompor harus dipastikan sudah benar-benar padam setelah aktivitas memasak selesai. Langkah sederhana tersebut dinilai penting untuk mencegah kebakaran yang dapat menimbulkan kerugian material maupun membahayakan keselamatan penghuni rumah.
Masyarakat juga diminta lebih berhati-hati ketika menggunakan dupa dalam kegiatan persembahyangan maupun upacara yadnya.
Dupa yang masih menyala sebaiknya tidak ditinggalkan tanpa pengawasan. Bara atau api dari dupa dapat menjadi pemicu kebakaran apabila berada dekat dengan benda yang mudah terbakar.
Pencegahan Jadi Kunci
Pemerintah Kabupaten Tabanan menilai upaya pencegahan harus dilakukan sejak dini. Kewaspadaan terhadap sumber api dan pemeriksaan rutin instalasi listrik menjadi bagian penting untuk mengurangi risiko kebakaran.
Musibah kebakaran tidak hanya berpotensi menyebabkan kerugian harta benda, tetapi juga dapat mengancam keselamatan jiwa.
Karena itu, masyarakat Tabanan diharapkan semakin disiplin menerapkan langkah-langkah pencegahan kebakaran di lingkungan rumah masing-masing.
Warga diimbau tidak lengah dan segera memastikan sumber listrik, kompor, serta api dupa dalam kondisi aman setelah digunakan. (BEM/Pro)




