BerandaPeristiwaLongsor Putuskan Jalur Kintamani-Denpasar di Bangli, Warga Harus Memutar 1,5 Km

Longsor Putuskan Jalur Kintamani-Denpasar di Bangli, Warga Harus Memutar 1,5 Km

Bangli, Balienews.com – Longsor memutus akses jalan penghubung Kintamani-Denpasar di Banjar Dinas Pulasari Kawan, Desa Persiapan Pulasari, Kecamatan Tembuku, Kabupaten Bangli, Bali, Selasa (3/11/2026) sekitar pukul 02.00 Wita. Badan jalan di sisi selatan dan utara ambles hingga kendaraan tidak dapat melintas, sehingga aktivitas masyarakat terganggu.

Kepala Desa Persiapan Pulasari, I Wayan Sutrisna, mengatakan kerusakan terjadi pada dua bagian jalan dengan panjang berbeda. Bagian selatan mengalami kerusakan sepanjang 21 meter, sedangkan sisi utara sepanjang 16 meter.

“Di sisi selatan itu yang jebol 21 meter, yang di utaranya itu 16 meter,” kata Sutrisna saat dihubungi, Selasa (3/11/2026).

Akses Utama Bangli-Kintamani Terputus

Jalan tersebut merupakan salah satu akses utama yang menghubungkan wilayah Bangli dengan sejumlah daerah lain, termasuk Kintamani, Karangasem, hingga Kota Denpasar melalui jalur Bangbang.

Terputusnya jalan berdampak langsung terhadap mobilitas masyarakat. Selama ini, jalur tersebut banyak digunakan warga untuk berbagai aktivitas sehari-hari, mulai dari menuju kebun, sekolah, hingga tempat kerja.

Untuk sementara, masyarakat harus melewati jalur alternatif melalui wilayah Pulasari Kangin. Namun, penggunaan jalur tersebut membuat perjalanan warga bertambah jauh sekitar 1,5 kilometer.

Diduga Akibat Derasnya Aliran Sungai

Sutrisna menjelaskan, bagian jalan yang mengalami kerusakan berada di dekat aliran sungai. Longsor diduga dipicu derasnya aliran air dari arah utara saat kejadian berlangsung.

“Airnya dari utara itu deras sekali kemarin,” ujarnya.

Kondisi tersebut diduga menyebabkan bagian badan jalan di sekitar aliran sungai mengalami kerusakan hingga akhirnya jebol pada kedua sisi.

Pemkab Bangli Tinjau Lokasi dan Siapkan RAB

Menindaklanjuti kejadian tersebut, tim Pemerintah Kabupaten Bangli bersama Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) telah turun langsung ke lokasi untuk memeriksa tingkat kerusakan dan melakukan pengukuran.

Peninjauan tersebut juga melibatkan jajaran Polres Bangli. Hasil pengukuran selanjutnya akan menjadi dasar penyusunan Rencana Anggaran Biaya (RAB) untuk perbaikan jalan.

“Sudah turun langsung mengecek terkait jebolnya itu dan juga pengukuran kemarin. Sudah direncanakan dibuatkan RAB,” kata Sutrisna.

Masyarakat diimbau tetap menggunakan jalur alternatif selama akses utama belum dapat dilalui. Warga juga diharapkan berhati-hati saat melintasi kawasan terdampak longsor. (BEM)

BERITA LAINNYA

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -spot_img

PILIHAN EDITOR

KOMENTAR TERKINI