back to top
Sabtu, November 29, 2025
- Advertisement -spot_img
BerandaBeritaDaerahBali Bangun RMU Terbesar di Tabanan untuk Wujudkan Kedaulatan Pangan

Bali Bangun RMU Terbesar di Tabanan untuk Wujudkan Kedaulatan Pangan

Tabanan, Balienews.com – Pemerintah Provinsi Bali bersama Pemerintah Kabupaten Tabanan sepakat membangun Rice Milling Unit (RMU) terbesar di Bali di Desa Timpag, Kecamatan Kerambitan, Tabanan. Kesepakatan ini diumumkan dalam rapat koordinasi di Gedung Kertha Sabha, Kantor Gubernur Bali, Rabu (22/10/2025). Langkah ini menjadi upaya strategis memperkuat kedaulatan pangan dan ekonomi masyarakat Bali.

Komitmen Pemerintah Provinsi: Wujudkan Kemandirian Pangan Bali

Gubernur Bali Wayan Koster menyambut baik rencana tersebut dan menegaskan dukungan penuh terhadap pembangunan RMU di Tabanan.

Menurutnya, fasilitas penggilingan beras modern ini akan dilengkapi unit produksi pakan ternak, sehingga memberikan manfaat ganda bagi petani dan peternak lokal.

“RMU ini tidak hanya berfungsi sebagai tempat penyosohan beras, tetapi juga akan mendukung produksi pakan ternak. Ini akan memperkuat sistem ketahanan pangan dan ekonomi masyarakat,” ujar Gubernur Koster.

Baca Juga :  Ketahanan Pangan Bali Diangkat dalam Seminar Nasional UI

Gubernur Koster menambahkan, pembangunan RMU merupakan bukti komitmen pemerintah provinsi terhadap masyarakat Tabanan, yang selama ini dikenal sebagai ikon lumbung beras Bali. Ia menyebut proyek ini sebagai simbol kemandirian dan kebanggaan daerah.

Bupati Tabanan: RMU Strategis Jaga Sirkulasi Beras Bali

Bupati Tabanan Dr. I Komang Gede Sanjaya, S.E., M.M. berharap pembangunan RMU dapat segera terealisasi. Menurutnya, Tabanan memiliki peran penting dalam menjaga ketersediaan beras di Bali.

“Kami berharap RMU dapat segera dibangun, karena Tabanan dikenal sebagai lumbung pangan Bali. RMU ini bisa menjadi solusi di hilir, sehingga gabah tidak keluar Bali,” ujar Bupati Sanjaya.

Bupati Sanjaya menegaskan, Tabanan memiliki potensi besar di sektor pertanian, terutama produksi beras. Keberadaan RMU diharapkan mampu memutus ketergantungan pasokan luar daerah dan meningkatkan kesejahteraan petani lokal melalui sistem pengolahan terintegrasi bernilai tambah tinggi.

Baca Juga :  Bupati Sanjaya Buka Bimtek Petani Muda untuk Perkuat Pangan

Tahapan Pembangunan Dimulai Tahun 2026

Dalam rapat tersebut, juga dibahas bahwa perencanaan pembangunan RMU akan dimulai pada tahun 2026.

Pemerintah provinsi dan kabupaten akan menyiapkan langkah teknis, mulai dari penetapan lokasi, studi kelayakan, desain bangunan, hingga sistem operasional.

RMU ini dirancang untuk mengolah hasil panen gabah dengan kapasitas besar dan teknologi modern, agar beras Bali dapat bersaing di tingkat nasional.

Selain memperkuat posisi Tabanan sebagai pusat produksi pangan utama, RMU juga diharapkan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi pedesaan.

Simbol Sinergi dan Ketahanan Pangan Bali

Pembangunan RMU terbesar di Bali ini menjadi tonggak penting bagi masa depan pertanian Tabanan dan Bali secara keseluruhan.

Baca Juga :  Bupati Sanjaya Buka Bimtek Petani Muda untuk Perkuat Pangan

Dengan sinergi antara pemerintah provinsi dan kabupaten, diharapkan Bali mampu mencapai kemandirian pangan sejati, sejalan dengan semangat “Nangun Sat Kerthi Loka Bali” dan visi Tabanan Era Baru: Aman, Unggul, Madani (AUM). (BEM/Pro)

BERITA LAINNYA

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -spot_img

PILIHAN EDITOR

KOMENTAR TERKINI