Tabanan, Balienews.com – Pemerintah Indonesia melalui Direktorat Jenderal Guru, Tenaga Kependidikan, dan Pendidikan Guru (Ditjen GTKPG) Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah resmi membuka pendaftaran Program Pertukaran Guru Indonesia–Korea (Indonesian-Korean Teacher Exchange/IKTE) Tahun 2026.
Program ini memberi kesempatan bagi guru di Kabupaten Tabanan dan daerah lain di Indonesia untuk mengajar di Korea Selatan selama tiga bulan, mulai Agustus hingga November 2026, sebagai upaya meningkatkan kompetensi global dan pertukaran budaya pendidikan.
Kesempatan Global bagi Guru Indonesia
Program IKTE 2026 terbuka bagi guru jenjang SD, SMP, SMA, hingga SMK non-kejuruan yang memenuhi persyaratan.
Melalui program ini, peserta akan mengajar di sekolah-sekolah Korea Selatan sekaligus memperkenalkan praktik pembelajaran dan nilai budaya Indonesia di lingkungan pendidikan internasional.
Selain meningkatkan pengalaman profesional, program ini juga dirancang untuk memperkuat pemahaman Pendidikan Kewarganegaraan Global (Global Citizenship Education/GCED) dan mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs).
Bali dan Tabanan Jadi Daerah Prioritas
Provinsi Bali, termasuk Kabupaten Tabanan, ditetapkan sebagai salah satu daerah sasaran prioritas IKTE 2026.
Kekayaan seni dan budaya Bali menjadi nilai tambah tersendiri, mengingat penguasaan keterampilan seni tradisional Indonesia menjadi salah satu kriteria penting dalam proses seleksi peserta.
Bupati Tabanan Dorong Guru Ambil Peluang
Bupati Tabanan Dr. I Komang Gede Sanjaya, S.E., M.M. menyambut positif dibukanya pendaftaran Program IKTE 2026 dan mendorong para guru di Tabanan untuk tidak melewatkan kesempatan tersebut.
“Program IKTE ini merupakan peluang yang sangat baik bagi para guru untuk meningkatkan kapasitas diri, memperluas wawasan global, sekaligus menjadi duta budaya bangsa. Saya mengajak guru-guru di Kabupaten Tabanan yang memenuhi persyaratan agar berani mengambil kesempatan ini,” ujar Bupati Sanjaya, Senin (2/2).
Ia berharap pengalaman mengajar di luar negeri dapat berdampak langsung pada peningkatan mutu pendidikan di Tabanan setelah para guru kembali bertugas.
Dampak Positif bagi Mutu Pendidikan
Menurut Bupati Sanjaya, ilmu, pengalaman, dan jejaring internasional yang diperoleh peserta IKTE diharapkan dapat ditularkan kepada rekan sejawat dan peserta didik.
“Dengan pengalaman internasional tersebut, kualitas pendidikan di Tabanan diharapkan semakin maju dan berdaya saing,” tambahnya.
Syarat dan Jadwal Pendaftaran IKTE 2026
Beberapa persyaratan utama bagi calon peserta IKTE 2026 antara lain:
- Berstatus ASN atau Guru Tetap Yayasan (GTY)
- Berusia 30–45 tahun
- Memiliki pengalaman mengajar minimal lima tahun
- Mampu berbahasa Inggris secara lisan dan tulisan
Pendaftaran dibuka mulai 2 Februari hingga 2 Maret 2026 dan dilakukan secara daring melalui laman resmi Ditjen GTKPG Kemdikdasmen di
👉 https://gtk.kemendikdasmen.go.id/ikte
Pemerintah Kabupaten Tabanan berharap para pendidik dapat memanfaatkan program IKTE 2026 secara optimal untuk mengharumkan nama daerah, Bali, dan Indonesia di kancah pendidikan global. (BEM/r)




