BerandaPendidikanSimulasi TKA 2026 Dibuka, Ini Jadwal dan Cara Latihan Siswa SD-SMP

Simulasi TKA 2026 Dibuka, Ini Jadwal dan Cara Latihan Siswa SD-SMP

Balienews.com – Siswa kelas 6 SD dan 9 SMP sederajat di seluruh Indonesia akan segera menghadapi Tes Kemampuan Akademik (TKA) 2026 yang dijadwalkan berlangsung mulai April 2026. Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) melalui akun resmi @litbangdikbud mengumumkan jadwal pelaksanaan TKA serta menyediakan simulasi latihan soal secara daring untuk membantu siswa mempersiapkan diri secara optimal.

Jadwal TKA 2026 untuk SD dan SMP

Pelaksanaan TKA 2026 dibagi berdasarkan jenjang pendidikan. Untuk tingkat SMP/MTs/sederajat, ujian akan berlangsung pada 6–16 April 2026. Sementara itu, siswa SD/MI/sederajat dijadwalkan mengikuti TKA pada 20–30 April 2026.

Jadwal ini diumumkan secara resmi melalui media sosial Kemendikdasmen pada Kamis (2/4/2026), sebagai bagian dari persiapan nasional menghadapi evaluasi akademik tersebut.

Simulasi TKA 2026 Bisa Diakses Online

Sebagai bentuk dukungan, pemerintah menyediakan fasilitas simulasi TKA yang dapat diakses secara daring oleh siswa. Platform ini memungkinkan siswa berlatih soal sesuai standar ujian sebenarnya.

Siswa dapat mencoba latihan melalui laman resmi berikut:
👉 https://pusmendik.kemendikdasmen.go.id/tka/simulasi_tka

Tata Cara Mengikuti Simulasi TKA 2026

Berikut langkah-langkah mengikuti simulasi TKA untuk jenjang SD, SMP, SMA/SMK/sederajat:

  1. Buka laman simulasi TKA melalui komputer atau laptop dengan koneksi internet stabil.
  2. Pilih jenjang pendidikan sesuai tingkat masing-masing.
  3. Tentukan mata pelajaran yang ingin disimulasikan sesuai pilihan yang tersedia.
  4. Klik tombol “Mulai Simulasi”.
  5. Sistem akan menampilkan username dan password untuk login, lalu klik login.
  6. Masukkan data diri serta token yang tersedia di pojok kiri atas pada halaman simulasi.
  7. Klik “Submit”, kemudian pilih “Mulai” untuk mengerjakan soal.

Dengan mengikuti langkah-langkah tersebut, siswa dapat merasakan pengalaman ujian yang lebih realistis dan meningkatkan kesiapan menghadapi TKA 2026.

Sekolah Tanpa Komputer Tetap Bisa Ikut TKA

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu’ti, memastikan seluruh sekolah tetap dapat mengikuti TKA, termasuk yang belum memiliki fasilitas komputer.

Sekolah yang terkendala perangkat akan difasilitasi dengan skema peminjaman dari sekolah lain yang tidak sedang melaksanakan TKA pada waktu yang sama.

TKA Bukan Penentu Kelulusan

Kemendikdasmen menegaskan bahwa TKA tidak menjadi penentu kelulusan siswa. Penilaian utama hanya mencakup dua mata pelajaran, yaitu Bahasa Indonesia dan Matematika, sementara aspek lainnya tetap menjadi kewenangan masing-masing sekolah.

Meski demikian, kejujuran menjadi prinsip utama dalam pelaksanaan TKA. Siswa atau sekolah yang terbukti melakukan kecurangan akan langsung mendapatkan nilai nol.

Tekankan Kejujuran dan Persiapan yang Menyenangkan

Abdul Mu’ti mengimbau siswa untuk tidak merasa tertekan saat menghadapi TKA. Ia menekankan pentingnya menjalani proses belajar dengan suasana yang menyenangkan agar hasilnya optimal.

Menurutnya, tekanan berlebih justru dapat mengganggu kondisi psikologis siswa dan berpotensi menyebabkan mental block saat mengerjakan soal.

Dengan adanya simulasi TKA 2026 yang mudah diakses, siswa diharapkan dapat mempersiapkan diri lebih matang tanpa tekanan berlebih. Orang tua dan guru juga diimbau untuk mendukung proses belajar yang positif dan jujur. (BEM)

BERITA LAINNYA

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -spot_img

PILIHAN EDITOR

KOMENTAR TERKINI