BerandaBeritaDaerahPelatihan Salon dan Pameran Kerajinan Warnai Hari Kartini di Lapas Perempuan Kerobokan

Pelatihan Salon dan Pameran Kerajinan Warnai Hari Kartini di Lapas Perempuan Kerobokan

Badung, Balienews.com – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Perempuan Kelas II-A Kerobokan, Kabupaten Badung, menggelar pelatihan salon, pameran kerajinan, serta edukasi literasi bagi warga binaan dalam rangka memperingati Hari Kartini, Selasa. Kegiatan ini melibatkan puluhan warga binaan dari berbagai negara sebagai upaya pembinaan kemandirian melalui pelatihan keterampilan dan penguatan kapasitas diri.

Pelatihan Salon Tingkatkan Keterampilan Warga Binaan

Kepala Lapas Perempuan Kelas II-A Kerobokan, Ni Luh Putu Andiyani, menjelaskan bahwa setiap warga binaan yang mengikuti pelatihan akan mendapatkan sertifikat keterampilan.

Pelatihan yang menghadirkan praktisi salon ini fokus pada tata rias dan sanggul adat Bali. Sebanyak 20 warga binaan tampil mengenakan kebaya, selendang, dan kain kemben saat mengikuti praktik langsung.

Menariknya, kegiatan ini juga diikuti warga binaan asing dari Ukraina, Thailand, hingga Argentina. Salah satu peserta asal Thailand, Kasarin Khamkhao, mengaku pelatihan ini menjadi pengalaman baru yang menantang.

“Ini pertama kali saya belajar sanggul Bali, cukup sulit tapi menarik,” ujarnya.

Peragaan Busana dan Pameran Hasil Karya

Setelah pelatihan, warga binaan menampilkan hasil riasan dan sanggul dalam peragaan busana layaknya model profesional.

Mereka juga memamerkan berbagai produk hasil karya, seperti tas, syal rajutan, kipas tangan, hingga makanan ringan seperti pie susu.

Selain itu, sejumlah warga binaan turut menampilkan Tari Nusantara sebagai wujud kreativitas selama menjalani masa pembinaan.

Edukasi Literasi dan Pembinaan Kemandirian

Tidak hanya pelatihan keterampilan, sebanyak 80 warga binaan juga mendapatkan edukasi literasi berupa penyuluhan spiritual dan pemahaman politik.

Program pembinaan di Lapas Kerobokan mencakup berbagai bidang, mulai dari pembuatan keripik tempe, perawatan kuku, hingga peternakan ayam, budidaya lele, serta berkebun melon dan anggur.

Dukungan Pemerintah dan Organisasi Perempuan

Kegiatan ini turut dihadiri Ketua Forum Puspa Bali, Seniasih Giri Prasta, Kepala Kantor Wilayah Pemasyarakatan Bali Decky Nurmansyah, serta Kepala Dinas Sosial P3A Bali Anak Agung Sagung Mas Dwipayani.

Dinas Sosial memberikan bantuan paket pelatihan tata rias dan sanggul, sementara Puspa Bali menyerahkan paket perawatan kulit dan kebutuhan mandi bagi warga binaan.

Kondisi Lapas Over Kapasitas

Saat ini, Lapas Perempuan Kelas II-A Kerobokan dihuni 258 warga binaan dari 12 negara, melebihi kapasitas ideal sebanyak 120 orang.

Meski demikian, berbagai program pembinaan terus dilakukan untuk meningkatkan keterampilan dan kesiapan warga binaan kembali ke masyarakat.

Momentum Hari Kartini dimanfaatkan sebagai pengingat pentingnya pemberdayaan perempuan, termasuk bagi warga binaan. Upaya ini diharapkan mampu membuka peluang baru dan meningkatkan kemandirian setelah bebas nanti. (BEM)

BERITA LAINNYA

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -spot_img

PILIHAN EDITOR

KOMENTAR TERKINI