BerandaBeritaDaerahOptimalisasi TPST Tahura Denpasar Digenjot, Target Olah Sampah 300 Ton per Hari

Optimalisasi TPST Tahura Denpasar Digenjot, Target Olah Sampah 300 Ton per Hari

Denpasar, Balienews.com – Pemerintah Kota Denpasar terus mengoptimalkan operasional mesin pengolah sampah di Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Tahura 1 dan Tahura 2. Wali Kota Denpasar I Gusti Ngurah Jaya Negara, Senin (27/4), menyebut kapasitas pengolahan ditargetkan mencapai 300 ton per hari melalui tiga mesin yang kini dalam tahap instalasi lanjutan.

Upaya ini dilakukan untuk meningkatkan efektivitas penanganan sampah sekaligus mendorong pengolahan berbasis sumber di masyarakat.

Kapasitas TPST Tahura Capai 300 Ton per Hari

Jaya Negara menjelaskan, TPST Tahura 1 dan Tahura 2 menjadi pusat pengolahan sampah dengan total kapasitas hingga 300 ton per hari. Saat ini, proses pengolahan sampah menjadi Refuse Derived Fuel (RDF) sudah berjalan dan terus dioptimalkan.

Baca Juga :  TPS 3R Madu Asih Tabanan Kelola Sampah 600 KK, Kesadaran Memilah Sampah Masih Jadi Masalah

“Hari ini kita meninjau proses instalasi lanjutan. Untuk pengolahan menjadi RDF sudah berlangsung dan terus kita tingkatkan,” ujarnya.

Pemilahan Sampah Jadi Kunci Utama

Menurut Jaya Negara, keberhasilan pengolahan sampah sangat bergantung pada proses pemilahan sejak dari sumber. Sampah yang terpilah akan mempercepat proses pengolahan dan meningkatkan efisiensi mesin.

Pemerintah pun mengajak masyarakat untuk aktif memilah sampah rumah tangga sebagai bagian dari sistem pengelolaan berbasis sumber.

“Pemilahan menjadi kunci. Jika sampah terpilah, proses pengolahan akan lebih cepat dan optimal,” tegasnya.

Optimalisasi Produksi RDF dan Karbon

Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Denpasar, Ida Bagus Putra Wirabawa, menjelaskan bahwa operasional TPST Tahura 1 sudah berjalan, meski masih dalam tahap optimalisasi, khususnya untuk produksi karbon.

Baca Juga :  TPA Suwung Tutup 23 Desember 2025, DKLH Bali Hanya Izinkan Sampah Residu

Jika seluruh perangkat mesin telah terpasang, kapasitas TPST Tahura 1 diproyeksikan mencapai 200 ton per hari, sementara TPST Tahura 2 sekitar 100 ton per hari.

Sistem Pengolahan Sampah Terintegrasi

Pengelolaan sampah di Denpasar kini dilakukan secara terintegrasi. PDU Padangsambian Kaja difokuskan untuk sampah anorganik, TPST Kesiman Kertalangu untuk sampah organik, dan TPST Tahura untuk pengolahan menjadi RDF dan karbon.

Selain itu, pengolahan berbasis masyarakat juga dilakukan melalui TPS3R dan sistem pemilahan di tingkat rumah tangga.

“Sinergi ini menjadi kunci produktivitas mesin dan optimalisasi penanganan sampah di Kota Denpasar,” ujar Wirabawa.

Ajak Warga Aktif Kelola Sampah

Pemerintah Kota Denpasar berharap partisipasi aktif masyarakat dalam memilah dan mengolah sampah dari sumber dapat mempercepat penanganan masalah sampah di kota ini.

Baca Juga :  TPA Suwung Ditutup Total 1 Agustus 2026, Bali Wajib Kelola Sampah dari Sumber

Dengan kolaborasi antara pemerintah dan warga, sistem pengelolaan sampah diharapkan semakin efektif dan berkelanjutan. (BEM)

BERITA LAINNYA

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -spot_img

PILIHAN EDITOR

KOMENTAR TERKINI