Tabanan, Balienews.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tabanan mulai menata kawasan Lapangan Alit Saputra sebagai upaya meningkatkan kualitas ruang publik yang lebih nyaman, aman, dan representatif bagi masyarakat. Proyek yang dikerjakan melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) ini berlangsung mulai 2 Juli hingga 28 Desember 2026 di pusat Kota Tabanan.
Penataan dilakukan untuk mempercantik kawasan sekaligus meningkatkan fungsi Lapangan Alit Saputra sebagai ruang terbuka hijau dan pusat aktivitas masyarakat, mulai dari olahraga, kegiatan sosial, budaya, hingga agenda pemerintahan.
Penataan Tingkatkan Fungsi dan Kenyamanan
Kepala Dinas PUPR Kabupaten Tabanan, I Gde Made Partana, mengatakan Lapangan Alit Saputra merupakan salah satu ruang publik yang paling banyak dimanfaatkan masyarakat. Karena itu, pemerintah berupaya menghadirkan kawasan yang lebih tertata dengan fasilitas yang lebih baik.
Menurutnya, proyek ini merupakan investasi jangka panjang dalam penyediaan fasilitas publik berkualitas sehingga masyarakat dapat memanfaatkan kawasan tersebut secara lebih optimal setelah pembangunan selesai.
Ada Pembatasan Selama Proyek Berlangsung
Selama proses penataan, masyarakat diminta memahami adanya pembatasan penggunaan kawasan lapangan serta penyesuaian sejumlah aktivitas.
Partana menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang mungkin terjadi selama pekerjaan berlangsung. Ia berharap masyarakat dapat memberikan dukungan agar pembangunan berjalan sesuai jadwal dan hasilnya dapat segera dinikmati bersama.
Diharapkan Jadi Kebanggaan Masyarakat
Sekretaris Dinas PUPR Kabupaten Tabanan, I Made Adnyana, menjelaskan penataan tidak hanya berfokus pada aspek estetika, tetapi juga meningkatkan fungsi, keamanan, dan kenyamanan ruang publik.
Setelah rampung, Lapangan Alit Saputra diharapkan menjadi ruang publik yang lebih representatif untuk mendukung berbagai kegiatan olahraga, rekreasi, sosial, budaya, maupun pemerintahan, sekaligus menjadi kebanggaan masyarakat Tabanan.
Pemkab Tabanan menargetkan proyek selesai sesuai jadwal sehingga manfaatnya dapat segera dirasakan masyarakat. Warga diharapkan ikut mendukung kelancaran pembangunan demi terwujudnya ruang publik yang lebih nyaman dan berkelanjutan. (BEM/r)




