Tabanan, Balienews.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tabanan melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) mulai melakukan penataan Taman Bunda PAUD di kawasan Lapangan Alit Saputra, pusat Kota Tabanan. Proyek yang berlangsung mulai 10 Juli hingga 21 Desember 2026 ini bertujuan menghadirkan ruang publik ramah anak yang lebih aman, nyaman, dan edukatif bagi anak-anak serta masyarakat.
Bagian Penataan Kawasan Lapangan Alit Saputra
Penataan Taman Bunda PAUD merupakan bagian dari pengembangan kawasan Lapangan Alit Saputra, yang tengah ditata Pemkab Tabanan untuk meningkatkan kualitas ruang publik di pusat kota. Kehadiran taman ini diharapkan melengkapi fungsi kawasan sebagai ruang terbuka yang mendukung aktivitas belajar, bermain, rekreasi, dan interaksi keluarga.
Kepala Dinas PUPR Kabupaten Tabanan, I Gde Made Partana, mengatakan Taman Bunda PAUD memiliki peran strategis sebagai ruang publik ramah anak. Melalui penataan tersebut, pemerintah ingin menghadirkan fasilitas yang lebih representatif sehingga dapat dimanfaatkan secara optimal sebagai sarana edukasi, rekreasi, dan aktivitas keluarga.
Menurutnya, pembangunan tidak hanya bertujuan mempercantik kawasan, tetapi juga meningkatkan kualitas fasilitas agar lebih nyaman bagi anak-anak, orang tua, tenaga pendidik, maupun masyarakat umum. Keberadaan taman yang tertata dengan baik diharapkan mampu mendukung tumbuh kembang anak sejak usia dini.
Aktivitas Sementara Dibatasi
Selama proses pembangunan berlangsung, masyarakat diminta memahami adanya pembatasan aktivitas di area taman demi menjaga keselamatan dan kelancaran pekerjaan.
Dinas PUPR Kabupaten Tabanan juga menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang mungkin terjadi selama penataan berlangsung serta mengharapkan dukungan masyarakat agar proyek dapat selesai sesuai jadwal.
Ditargetkan Rampung Akhir 2026
Sekretaris Dinas PUPR Kabupaten Tabanan, I Made Adnyana, mengatakan penataan Taman Bunda PAUD dirancang agar kawasan tersebut semakin fungsional sebagai ruang publik yang mendukung berbagai aktivitas edukasi dan rekreasi keluarga.
Setelah rampung pada akhir Desember 2026, Taman Bunda PAUD diharapkan menjadi ruang publik yang nyaman, aman, dan representatif. Selain menjadi tempat bermain, taman ini juga diharapkan menjadi ruang belajar, berinteraksi, serta mengembangkan kreativitas anak-anak.
Melalui penataan ini, Pemkab Tabanan menegaskan komitmennya dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik melalui penyediaan fasilitas yang inklusif sekaligus memperkuat Tabanan sebagai kabupaten yang ramah anak.
Masyarakat diharapkan mendukung kelancaran proses pembangunan agar Taman Bunda PAUD dapat segera dimanfaatkan sebagai ruang publik yang lebih baik bagi seluruh warga. (BEM/r)




