BerandaPendidikanSMPN 9 Denpasar Catat 100 Persen Inklusi Keuangan, 1.070 Siswa Punya Rekening

SMPN 9 Denpasar Catat 100 Persen Inklusi Keuangan, 1.070 Siswa Punya Rekening

Denpasar, Balienews.com – Seluruh pelajar SMP Negeri 9 Denpasar, Bali, tercatat telah memiliki rekening bank. Dengan total 1.070 rekening, sekolah tersebut menjadi satu-satunya sekolah umum tingkat nasional yang mencapai 100 persen inklusi keuangan.

Capaian itu menjadi bagian dari upaya Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mendorong kebiasaan menabung dan meningkatkan literasi serta inklusi keuangan sejak usia sekolah.

Kepala OJK Provinsi Bali Parjiman mengatakan capaian SMP Negeri 9 Denpasar diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi sekolah lain di Bali untuk membiasakan pelajar menabung melalui lembaga keuangan formal.

“Semoga ini bisa menginspirasi sekolah lainnya di Bali menerapkan kebiasaan menabung di bank sejak dini dari usia sekolah,” kata Parjiman di Denpasar, Sabtu (29/8).

100 Persen Siswa Punya Rekening Bank

OJK mencatat seluruh siswa SMP Negeri 9 Denpasar yang berlokasi di Sanur telah memiliki rekening bank. Jumlah rekening yang tercatat mencapai 1.070 rekening.

Baca Juga :  OJK Siapkan Edukasi Keuangan untuk Pelajar

Program tersebut dijalankan melalui kerja sama sekolah dengan BUMD Bank BPD Bali. Kolaborasi ini diarahkan untuk memperkenalkan pengelolaan keuangan sekaligus membangun kebiasaan menabung sejak dini.

Keberhasilan tersebut membuat SMP Negeri 9 Denpasar memperoleh Kejar Award 2026 untuk kategori satuan pendidikan atau sekolah umum dengan implementasi terbaik.

Penghargaan diberikan OJK sebagai bentuk apresiasi terhadap partisipasi aktif sekolah dalam mendorong kepemilikan rekening dan kebiasaan menabung di kalangan pelajar.

Dorong Kemandirian Finansial Sejak Dini

Program satu rekening satu pelajar (Kejar) merupakan bagian dari rangkaian Hari Indonesia Menabung dan Bulan Inklusi Keuangan.

OJK menilai kebiasaan menabung tidak hanya berkaitan dengan menyisihkan uang. Lebih dari itu, aktivitas tersebut dapat menjadi dasar bagi pelajar untuk belajar merencanakan kebutuhan dan masa depan secara lebih mandiri.

Baca Juga :  OJK Bali Genjot Literasi Keuangan Syariah Pelajar Melalui Program Simpel

Kebiasaan mengelola uang sejak usia sekolah juga diharapkan dapat membantu generasi muda memahami penggunaan produk dan layanan jasa keuangan secara bijak.

Literasi dan Inklusi Keuangan Nasional

OJK mencatat tingkat literasi keuangan nasional pada 2026 mencapai 69,57 persen, sedangkan tingkat inklusi keuangan mencapai 93,61 persen.

Literasi keuangan mengacu pada pemahaman dan pengetahuan masyarakat mengenai pengelolaan keuangan. Sementara itu, inklusi keuangan berkaitan dengan akses dan pemanfaatan produk serta layanan jasa keuangan formal.

Meski secara nasional menunjukkan peningkatan, OJK menilai segmen pelajar dan mahasiswa masih membutuhkan penguatan.

Ketua Dewan Komisioner OJK Friderica Widyasari Dewi mengatakan peningkatan literasi dan inklusi keuangan harus diikuti dengan kolaborasi seluruh pemangku kepentingan, khususnya untuk memperkuat edukasi keuangan bagi generasi muda.

Baca Juga :  OJK Cabut Izin BPR Kamadana Kintamani

Menabung Tidak Harus Menunggu Kaya

Friderica menekankan pentingnya membangun kebiasaan menabung sejak dini. Menurut dia, pelajar tidak perlu menunggu memiliki uang dalam jumlah besar untuk mulai menabung.

“Menabung itu bukan menunggu uang banyak dulu tapi sedikit demi sedikit jadi harus membiasakan menabung sejak dini,” kata Friderica saat kegiatan Hari Indonesia Menabung dan Bulan Inklusi Keuangan di Bekasi, Jawa Barat, Jumat (28/8).

Capaian SMP Negeri 9 Denpasar menunjukkan bahwa kebiasaan menabung dapat dibangun melalui lingkungan sekolah dengan dukungan lembaga keuangan dan pemangku kepentingan terkait.

Kebiasaan sederhana tersebut diharapkan menjadi bekal bagi pelajar untuk memiliki kemampuan mengelola keuangan secara lebih baik ketika dewasa. (BEM)

BERITA LAINNYA

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -spot_img

PILIHAN EDITOR

KOMENTAR TERKINI