Tabanan, Balienews.com – Pemerintah Kabupaten Tabanan melalui Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) melaksanakan tahapan penulisan makalah dalam Seleksi Terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama 2026, Rabu (8/7/2026), di Laboratorium Komputer SMA Negeri 1 Tabanan.
Sebanyak 13 peserta yang lolos seleksi administrasi mengikuti tahapan ini untuk memperebutkan tiga jabatan pimpinan tinggi pratama. Proses berlangsung dengan pengawasan ketat sebagai bagian dari penerapan sistem merit yang transparan, objektif, dan akuntabel.
Uji Kompetensi dan Gagasan Kepemimpinan
Tahapan penulisan makalah menjadi salah satu proses penting dalam seleksi JPT Pratama. Melalui tahapan ini, panitia menilai kemampuan konseptual, analisis, serta pemikiran strategis peserta dalam menjawab berbagai tantangan pemerintahan sesuai jabatan yang dilamar.
Selain mengukur kompetensi teknis dan manajerial, penilaian juga difokuskan pada kemampuan peserta menyusun gagasan inovatif, menawarkan solusi atas persoalan organisasi, serta merumuskan visi kepemimpinan yang berorientasi pada peningkatan kualitas pelayanan publik.
Seluruh peserta mengerjakan makalah secara mandiri menggunakan komputer yang telah disiapkan panitia untuk memastikan proses seleksi berlangsung profesional, independen, dan bebas intervensi.
Perebutkan Tiga Jabatan Strategis
Seleksi terbuka tahun ini diikuti 13 aparatur sipil negara (ASN) dari berbagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tabanan.
Mereka bersaing mengisi tiga posisi strategis, yakni Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Tabanan, Kepala Dinas Kebudayaan Kabupaten Tabanan, dan Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Tabanan.
Peserta berasal dari berbagai jabatan, mulai dari camat, sekretaris badan, kepala bagian, sekretaris kecamatan hingga kepala bidang yang telah memenuhi persyaratan administrasi dan kompetensi.
Diawasi Ombudsman dan BRIDA
Pelaksanaan seleksi turut dipantau Kepala BKPSDM Kabupaten Tabanan, perwakilan Ombudsman RI Provinsi Bali, serta Kepala Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) Kabupaten Tabanan.
Kehadiran Ombudsman menjadi bagian dari pengawasan eksternal untuk memastikan seluruh tahapan seleksi berjalan sesuai ketentuan, menjunjung tinggi transparansi, akuntabilitas, dan keadilan. Sementara itu, keterlibatan BRIDA diharapkan memperkuat perspektif inovasi dalam kepemimpinan birokrasi.
Pemkab Tabanan Tegaskan Komitmen Sistem Merit
Sekretaris Daerah Kabupaten Tabanan, Dr. I Gede Susila, S.Sos., M.Si., menegaskan bahwa seluruh tahapan seleksi dilaksanakan secara profesional guna memperoleh pejabat pimpinan tinggi yang kompeten dan berintegritas.
Menurutnya, seleksi terbuka merupakan bentuk komitmen Pemerintah Kabupaten Tabanan dalam menerapkan sistem merit secara konsisten, sehingga pejabat yang terpilih benar-benar memiliki kompetensi, rekam jejak, integritas, dan kapasitas kepemimpinan untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik serta mendukung tata kelola pemerintahan yang profesional.
Melalui seleksi ini, Pemerintah Kabupaten Tabanan berharap lahir pemimpin birokrasi yang visioner, inovatif, dan mampu mempercepat pembangunan daerah menuju Tabanan Era Baru yang Aman, Unggul, dan Madani. (BEM/r)



